Ad Copy Baiknya, PENDEK? Pake eMoticon?

Ad Copy Baiknya, PENDEK? Pake eMoticon?

“Ad copy yang baik itu yang singkat padat jelas & membujuk (sepertihalnya judul buku / berita dll) atau yang rada panjang untuk menjelaskan seberapa harus iklan ini di click?”

Alternate text

Ad copy yg baik
bagi kami adalah, ad copy yang:

 

  • Punya Konteks!
  • Ada Ruang Penasaran Klik!

Kita bahas!

Alternate text

 

Point Pertama: Punya Konteks!

Maksudnya adalah ya punya maksud ini iklan sebenernya
mau ngapain/menyampaikan apa,
tersampaikan dengan jelas.

 

Misalkan iklan Anda adalah
tentang jualan barang di toko online,
mungkin memang akan sangat tinggi CTR Link-nya
(Tingkat dikliknya link di iklan menuju ke website Anda),
apabila fotonya misalkan
pake cewek sexy (MISALNYA).

  • Tapi apakah relevant?
  • Apakah pengunjung yang mata
    keranjang seperti itu yg
    Sobat harapkan?
  • Misalnya Sobat sebenernya jualan buku,
    apakah tipe pengunjung mata keranjang seperti itu
    yang Anda harapkan untuk dateng?

Contoh lagi.

Misalkan Anda
jualannya adalah apartement.

Terus di ad copynya bilang:
GRATIS! Langsung bisa booking cuman dengan bawa kolor bekas!”

  • Banyak yg klik?
    MUNGKIN.
  • TINGGI CTR Linknya?
    MUNGKIN BANGET!
  • Tapi apakah punya konteks?
    Relevant?
    BELOM TENTU!

Karena dengan ad copy macem diatas,
yg dateng bisa jadi orang
yang sangat amat sangat tidak
mampu untuk beli apartement.

Bisa jadi yang dateng
ke web Anda adalah tukang roti
yg lagi iseng buka FB.

Yg dia emang lagi punya kolor bekas!

Itu tipe orang yang Anda
harapkan datang ke website
yg lagi jualan apartemen?

Itu yang disebut
konteks.

Alternate text

  • Jualan ya jualan.
  • Berita ya berita.
  • Jualan apartemen ya jangan kayak lagi ngasih giveaway.
  • Ngasih giveaway, ya jangan lagi kayak jualan.

Harus punya konteks.

  • Biar yang dateng sesuai.
  • Biar yang dateng sesuai melakukan apa yang kita inginkan.
  • Bukan banyak tapi gak berkualitas.

✌ Point Kedua: Ruang Penasaran Klik!

Soal ini saya paling gampangnya
ngasih contoh dengan rok mini.

Ini maap maap ini yaaaaaa kalo
contohinnya kok kayak jadi
agak agak genit/jorok.

Cuman emang paling
pas kayaknya sih ini.
Wkwkwkwkw.

Ad copy harus kayak rok mini.

  • NUTUPIN hal yang penting.
  • MEMBIARKAN TERBUKA
    sisanya, sebagai teasernya.

Kalo ketutup semua (Terlalu singkat),
selain akan sangat susah mempunya konteks,
di lain sisi, orang akan:
“Nih postingan apaan sih!”.

Kalo terbuka semua,
lengkap dari harga, feature, benefit,
cara mesan, dll,
terus orang punya alasan
lagi gak untuk ke website Anda?

Ya enggak.

Lah wong udah terjembreng
semua di ad copy!

Sisanya tinggal dia
akan beli apa enggak.

Udah gak ada rasa penasarannya
sama sekali di dia untuk
menuju ke website Anda 😛

Jadi jawabannya:
– Ad copy yg SINGKAT, JELAS, PADAT?
atau
– Ad copy yg PANJANG?

Jawabannya: Tengah – tengah.
Selama dia memiliki 2 point diatas,
ad copy tersebut bisa dinyatakan: BAIK 🙂

Ad copy harus pake mogicon gak?
Jawabannya sama lagi.

Selama emoticon di ad copy
tersebut ketika dijalankan,
tetep memiliki konteks (gak jadi alay bin alay).

Dan tetep memberikan
rasa penasaran,
maka silahkan silahkan saja untuk dipakai.

PATOKAN ad copynya sesuai
konteks atau enggak & alay apa enggak,
BUKAN berdasarkan pendapat
Anda pribadi ya.

Tapi hasil yg Anda dapatkan dari
score CTR ALL & CTR Link yang
Anda lihat di dashboard Fb Ads Anda …

DAN

Kualitas leads yg
Anda dapatkan ketika
Anda follow up (buat yg terimanya pake form),
atau kualitas chat WA yg datang
(buat yg terimanya pake tombol WA).

Anda buat dengan perkiraan.
Hasil PASTInya,
silahkan dijalankan dulu.

Karena pendapat Anda
gak menjamin merupakan pendapatnya
audience yg Anda incar kan? 🙂

 

 

SUKA Postingan ini? 😉
Kemungkinan besar, Sobat  juga suka:
→ KK Premium.