Orang2 ke lapak & closing lebih banyak?

Orang2 ke lapak & closing lebih banyak?

Pertanyaan dia:
“Cara setting iklan seperti apa yang pas untuk mempromosikan toko online saya”

Alternate text

Sedangkan di paragraf awal, dia berkata: “tujuan saya adalah supaya orang2 bisa berkunjung di toko saya di marketplace”.

Memangnya beda? Beda!

Saya perjelas dulu perbedaannya, barangkali ada yg nganggep sama aja.

Di saya, kalo barang dagangannya, narohnya di marketplace, saya nyebutnya: “numpang online”.

Namanya numpang, ya terserah yg punya tempat.

Di saya, disebut “toko online”, ketika barang dagangannya memang ditaroh di sebuah website yg bisa dibuka melalui domain tertentu.

Domain itu seperti: “TokoOnlineFulanah.com”.

Balik ke pertanyaan dia, versi sudah dikoreksi:

“Cara setting iklan seperti apa yang pas untuk mempromosikan NUMPANG online saya”

Di Postingan kali ini, saya justru ingin balik bertanya. Ini pertanyaan saya:

“Kenapa harus mengiklankan ke numpang online Sobat?”

Katakanlah  Sobat|numpangnya di tokopedia, terus Sobat iklanin nih, wah menang banyak si Tokopedia! 😂

Kenapa?

Inget, Sobat numpang. Kapanpun mereka bisa nendang Sobat!

  • Baik nendang secara kasar. Melalui banned account (misalnya).
  • Ataupun nendang secara halus, Melalui perubahan algoritma yg tidak menguntungkan, semisal Sobat gak dapet sama sekali traffic, meskipun sudah posting beribu – ribu kali juga (misalnya).

Gak mungkin Sobat menggantungkan pada numpang online, kalau Sobat memang serius berbisnis.

Ya kan? 🙂

  • Numpang online itu kayak: pacaran. Sobat bisa ditinggalin kapan aja sama pacar (marketplace). Tanpa Sobat bisa ngamuk sama sekali. Eh, bisa sih. Ngamuk di sosmed. Ngamuk ke tetangga.
  • Punya website berdomainkan “suatutokotertentu.com”, itu kayak: “saya terima nikahnya …. fulanah binti fulan” (website). Beneran Sobat yg memiliki kendali penuh.

Itu alasan pertama ya.

Seharusnya gak perlu dijabarin alasan – alasan lainnya, sudah cukup merubah pemikiran Sobat 🙂

Tapi mari kita bahas alasan lainnya:

Sobat yg Keluar Duit, Orang Lain Yg Bisa Saja Menikmati!

Kan dibawah halaman produk Sobat, sama si marketplace diperlihatkan daftar barang lain kan?

Jadi begitu mereka dateng ke halaman produk Sobat*, mereka tertarik nih, eh pas lanjut scroll, ada yg menarik, di klik deh.

Dan kalau itu yg terjadi, blass lupa begitu saja dengan lapak, eh numpang online Sobatv!

Alternate text

Padahal Sobat bayar iklan untuk datengin mereka ke numpang online Sobat loh!!!

Gak nyesek, emang? 😌

Gak nyesek emang, udah capek – capek keluar duit untuk jajanin dia, udah nganter pulang dan pergi setiap hari, udah habis waktu dan pulsa buat nelfonin dia, taunya dia malah nikah sama lelaki lain? 😌

Udah 2 alasan ya, kenapa sebaiknya Sobat punya toko online beneran sendiri.

Daripada hanya sekedar numpang online, kalau emang mau berbisnis.

Apalagi kalau sampe diniatin dialirin traffic dari ngiklan di FB Ads.

Masih ada 2 lagi. Tapi perlu banget saya sampaikan, kah Sobat*?

Atau sebenernya udah cukup jelas, betapa ruginya berbisnis dengan mengandalkan numpang online???

 

SUKA Postingan ini? 😉
Kemungkinan besar, Sobat  juga suka:
→ KK Premium.