Pas Dinaikkin Budget, Kok Jadi Jelek?

Pas Dinaikkin Budget, Kok Jadi Jelek?

“Ketika di naikin budget 500rb sehari, ancur, jangkauan rendah dan mahal, biaya per prospek 10rb-15rb, ctr turun 0,9 

Salahnya dmn ya?”

 

Di FB Ads banyak settingan, kan ya? Ad image, ad video, settingan audiencenya, budgetnya, dll.

Setiap 1 settingan dirubah, berubah pula kan hasilnya 🙂

Misalllll make foto A, CTRnya 1%.

Make foto B, ternyata hasil CTRnya 2%.

Itu soal cuman ngerubah settingan pada bagian Ad Image.

Nah ada 1 settingan sebenernya, yang itu memberikan hasil yang berbeda. Sangat berbeda. Dalam kaitannya dengan budget.

Kalo ad image kan, urusannya iklan kita, dengan orang yang melihat iklan kita.

Nah kalo ini, settingannya, urusannya kita dengan pihak FB Adsnya sendiri. Dalam mengontrol budget kita.

Settingan itu bernama:

→ Tipe Bidding ←

Tipe bidding yang harus digunakan ketika tahap awal – awal (masih split testing) itu berbeda settingannya dengan tipe bidding yang harus dipilih, ketika sudah tahap scaling (gedein budget).

Yang dipake secara default adalah tipe bidding yang memang dipergunakannya untuk tahap split test. Tahap coba – coba.

Kalau lewat foto dibawah, yang tipe bidding default itu yang paling kiri. Warna biru. Namanya: “Lowest cost”

Makanya ketika dipergunakan untuk scaling up (naikkin budget), pada jumlah budget tertentu, hasilnya langsung ambyar kan? 🤣

Liat aja cluentya tuh di foto diatas. Si yang biru, tulisannya “No Cost Control“.

Artinya: Hasil cost – cost yang ada, tidak dalam kontrol 🤣

“OK gan, paham. Jadi tipe bidding itu ada apaan aja?” 

Dilanjut besok – besok saja ya.

INTInya:

  1. Tipe bidding itu ada 4 (detik tulisan ini dibuat).
  2. Penggunaannya berbeda – beda. Tergantung situasi & kondisi.

 

SUKA Postingan ini? 😉
Kemungkinan besar, Sobat juga suka:
→ KK Premium.