Tambah masalah karena KK! (Part IV)

Testi dari:

Ibrahim Yusuf Mahdi

Saya share sedikit lagi ya. Semoga berkenan.

Sebelumnya kenalan lagi,
Saya Ucup (murid KK batch 7 yang tadinya
mau ikut batch 6 tapi belum siap
uangnya di batch 6). Saya produsen produk fashion muslimah.

Nanti mau kirim video juga di bawah.
Video di bawah ini saya share sekedar untuk
–> semoga bisa jadi penyemangat buat
temen-temen di sini. Titik.

Kalau Saya ditanya apakah Saya berharap
agar banyak temen-temen yang masuk KK?
ENGGAK SAMA SEKALI.

Ga ada untungnya (materi wkwkwk)
juga buat Saya.

Tapi, apakah KK bermanfaat dan
bisa menolong Saya? Saya jawab IYA.

Dan apakah Saya terbantu dan tercerahkan
setelah join KK? Saya bisa jawab IYA.

(Mungkin) ga ada untungnya buat
Saya kalau temen-temen join KK
, tapi kalau ternyata join KK bisa jadi
salah satu jalan untuk mencapai GOAL Kita
dan jadi solusi dari PROBLEM yang
lagi Kita hadapi, kenapa enggak buat join KK?

Apakah Saya menemukan SOLUSI untuk
mencapai goal saya setelah join KK?
Saya jawab iya. Dimulai dari untuk
meningkatkan penjualan melalui marketing
(FB ads) biar profit profit profit dan
untuk bisa lebih kompak lagi sama tim.

Apakah semua PROBLEM Saya
terjawab setelah join KK?

ENGGAK!!!
Yang ada justru setelah join KK
jadi nambah masalah buat Saya.

• Admin/CS WA keteteran,
calon buyer jadi terlalu banyak dan
bersemangat yang pada chat ke WA.
Ini ada beberapa solusinya, salah satunya
adalah nambah admin/CS. Nah,
ini diajarin di KK (level 2).

• Harus bikin broadcast-an yang isinya
–> STOP TRANSFER. Biar kuota ga
melebihi kesanggupan produksi Saya dan
tim sesuai batas waktu yang ada.

• Iklan “terpaksa” Saya STOP.
Bukan karena boncos
, tapi karena udah ga sanggup
lagi terima orderan (kekurangan SDM = tenaga jahit).

• Jadi harus cari penjahit baru,
cari rumah jahit dari luar kota,
merencanakan perluasan rumah jahit
punya sendiri, dsb. Nah, yang ini ga
diajarin solusinya di materi KK. Hahaha.

Hasil kemarin 4 desember saja:

Tonton di Youtube:

Hasil kemarin 4 desember saja.
Ini untuk 1 produk saja
(saya masih ada belasan jenis produk lain).
Dan ini yang di BRI saja,
yang paling sedikit dibandingkan rekening lain
yang saya pakai buat ngolshop.

Budget perhari ngga sampe 500k IDR.

  • Testi aslinya, bisa dilihat → disini.