Bagusan, make CBO atau Non CBO?

Bagusan, make CBO atau Non CBO?

Catatan 1:

Tulisan ini, adalah salah satu materi di KK Premium.

Tapi saya bagikan, karena saya rasa Sobat bisa mendapatkan manfaatnya juga.

Catatan 2:

Kalau Sobat belom pernah menjalankan FB Ads sama sekali, sebaiknya Sobat langsung close saja Postingan ini. Hemat waktu Anda.

Karena kemungkinan besar, Anda gak akan ngerti sama yang saya bahas di Postingan ini 😀

Saya langsung copas ya.
Sip.

Kalau Anda memperhatikan, saya membuat beberapa materi tentang split testing.

Salah satunya menggunakan CBO, ada yang menggunakan non CBO.

CBO = Campaign Budget Optimization. Ini adalah fitur dari Facebook ads untuk mengoptimalkan penyerapan budget iklan kita terhadap semua adset dan ads yang sudah kita buat.

Dengan kata lain, jika iklan kita menggunakan CBO, maka kita sangat percaya kepada FB bahwa mereka akan menempatkan iklan kita kepada audience yang tepat, sesuai dengan porsi ketertarikannya.

Yang paling tepat, akan diberi ruang yang lebih banyak.

Sedangkan non CBO, kadar kepercayaan kita kepada FB agak dikurangi, dan kita meminta FB untuk “udah deh abisin aja budget di adset X, gak usah banyak mikir”.

Yang mas Army gunakan, yang mana?

Saya pribadi sudah 100% menggunakan CBO dalam semua fase, baik split testing, menentukan angle, hingga scaling up.

Saya tidak pernah lagi menggunakan non CBO.

Alasan saya: kesederhanaan.

Saat Anda sudah harus menghabiskan budget campaign yang sangat besar, kesederhanaan kerja itu penting, agar tim tetap bisa hidup sehat dan bugar.

Tapi strategi ini diikuti dengan strategi lain yang juga sudah saya “buatkan” untuk Anda di KK: bermain dengan adset yang tidak terlalu banyak.

Anda tidak bisa bermain dengan terlalu banyak adset saat memainkan strategi CBO.

Kalaupun Anda paksa, FB ads akan secara otomatis memilihkan sekitar hanya 4-6 adset saja yang dioptimisasi (konsekuensi algoritma muti-arm bandit yang diterapkan oleh FB).

Oleh sebab itu, saat ini saya suka bermain dengan 4-6 adset saja; ketimbang bermain dengan banyak adset.

Kalau Anda surfing di kelas kita, kemudian menemui ada materi saat saya memainkan banyak adset, maka kemungkinan besar itu adalah fase saat saya masih menggunakan non CBO.

Dulu saya suka bermain banyak adset. Per campaign bisa 20-30 adset. Kadang ada yang duplicate.

Strategi itu masih bisa digunakan (mungkin sebentar lagi sudah tidak bisa saat FB resmi merilis pembatasan jumlah ads).

Tapi konsekuensinya:

  • Pikiran Anda akan terasa penuh
  • Rules Anda harus complicated
  • Anda akan sering menemui anomali hasil
  • Tim Anda akan exhausted, kelelahan
  • Fokus Anda berubah yang tadinya fokus memikirkan produk dan materi ads yang menarik dan appealing untuk customer, jadi terlalu teknis

Lalu kenapa ada materi split testing non-CBO mas?

Sebetulnya saat ini pada saat budget Anda kecil, pilihan CBO vs non-CBO tidak terlalu banyak berpengaruh selama Anda menggunakan jumlah adset yang sama-sama sedikit.

Kalau Anda memilih non-CBO artinya Anda memilih untuk memastikan apakah memang adset tertentu benar-benar busuk tanpa ada intervensi dari FB.

Sedangkan kalau Anda memilih CBO, Anda memilih dibantu oleh FB untuk memilih adset mana yang kemungkinan besar layak diteruskan.

Awal CBO muncul, algoritma FB masih buruk. Penempatannya kacau dan amat sangat volatile.

Saya putuskan waktu itu menggunakan non-CBO untuk split testing; tidak terlalu mengandalkan FB di masa split testing.

Saat ini, CBO sudah sangat bagus dan membantu. Maka sekarang saya putuskan untuk “percaya aja deh sama FB”.

Strategi non-CBO ini hanya digunakan saat split testing, saat budget Anda kecil.

Sedangkan saat Anda sudah memutuskan untuk menaikkan budget dan percaya diri bahwa produk dan iklan Anda sudah di titik yang memuaskan dan layak dikonsumsi orang lebih banyak, maka strategi yang tepat dan nyaman digunakan adalah CBO.

Kesimpulannnya:

  • Saat split testing, CBO atau non-CBO tidak untuk diperdebatkan. Silakan gunakan yang manapun yang menurut Anda nyaman.
  • Saat scaling up, saya sarankan pindahkan ke CBO semua, demi memudahkan kerja dan kesederhanaan. Bagi yang switch dari non-CBO ke CBO akan melihat sedikit “guncangan” di beberapa hari awal, tapi lambat laun FB akan berpikir sendiri dan memberikan hasil yang terbaik untuk kita.